Beberapa waktu yang lalu, Parto [nama samaran] pergi ke New York untuk melakukan suatu bisnis antara Amerika dengan Indonesia. Setelah urusannya selesai, ia membeli beberapa cinderamata untuk teman2nya di tanah air. Parto memutuskan untuk membeli kaos bertulisan I ♥ NY [Saya Cinta New York] yang akan diberikan kepada Sule dan Aziz [nama samaran koq]. Tidak tanggung2, Parto membeli kaos yang kualitasnya nomor wahid di negeri paman Sam tersebut.
I Love New York T-Shirt
ketika kubaca firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara” aku tahu, ukhuwah tak perlu diperjuangkan tak perlu, karena ia hanyalah akibat dari iman aku ingat pertemuan pertama kita, akhi sayang dalam dua detik, dua detik saja aku telah merasakan perkenalan, bahkan kesepakatan itulah ruh-ruh kita yang saling sapa, berpeluk mesra dengan iman yang menyala, mereka telah mufakat meski lisan belum saling sebut nama, dan tangan belum berjabat
MENGETUK PINTU PAKSA
Hari ini gw lagi iseng buka2 isi email. Ada email dari a zae yang cukup mengorek isi hati gw. Gw masukkin ke dalam postingan aja deh
saat aku lelah menulis dan membaca
di atas buku-buku kuletakkan kepala
dan saat pipiku menyentuh sampulnya
hatiku tersengat
kewajibanku masih berjebah,
bagaimana mungkin aku bisa beristirahat?
-Imam Nawawi-
“Aku merasa bagai hewan sembelihan”, tulis seorang pemuda yang kelak menyejarah, “yang digirin ke padang penjagalan.” Itulah yang dirasakannya ketika Sultan Nuruddin Mahmud Zanki memerintahkannya menyertai sang paman mempertahankan Mesir dari serbuan Amalric, Raja Yerusalem di tahun 1164. “Seakan jantungku ditoreh belati”, ia melanjutkan penuturannya sebagaimana direkam oleh sejarawan Ibnu Syaddad dalam karyanya Al Mahaasin Al Yusufiyah. “Dan ketika itu aku menjawab: Demi Allah, bahkan seandainya aku diberi seluruh kerajaan Mesir, aku takkan berangkat!”
“Bisa saya melihat bayi saya?”
“Bisa saya melihat bayi saya?” pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. ketika gendiongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan napasnya. dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. bayi itu dilahirkan tanpa memilki daun telinga!
waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seoirang anak itu bekerja dengan sempurna. hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan kekecewaan dan tragedi. aak lelaki itu terisak-isak berkata, “seorang anak laki-laki besar mengejekku. katanya aku ini makhluk aneh.”
Continue reading ‘“Bisa saya melihat bayi saya?”’
Batu Loncatan [^^];
Minggu ke-2 bulan Desember, menurut gw adalah hari yang cukup menguras tenaga, uang, dan waktu pastinya. Semua kejadian besar terjadi pada minggu ini dan pada saat itu pula gw mendapatkan suatu pencerahan [hha lebay] dari Allah subhanahu wa ta’ala. Pada masa tersebut, gw menemukan suatu peta hidup yang akan gw rancang selama 10 tahun ke depan. Gw ceritain dari hari minggu tanggal 6 Desember sampai tanggal 12 Desember.
1. Minggu, 6 Desember 2009 [TFM SEPI]
Tanggal tersebut merupakan waktu ketika TFM (Training For Mentor). Pelatihan yang ditujukan untuk mentor SMA dari sekolah tempat gw berasal. Materi yang disajikan cukup menarik bwat gw yaitu tentang teknik teknik dakwah fardiah dan meningkatkan rasa percaya diri mentor karena gw merasa butuh banget dengan materi tersebut. Namun, jumlah peserta yang datang jauh dari yang diharapkan. Mungkin mereka sedang ada keperluan lain yang lebih penting dan mendesak sehingga mereka tidak dapat hadir. Satu kalimat yang terngiang dalam pikiran gw pada saat itu adalah “Berikanlah seribu satu alasan untuk saudaramu”.
Continue reading ‘Batu Loncatan [^^];’
Rabithah
Waktu hari Sabtu kemaren, gw dateng ke acara milad SALAM UI di FIK [gak ada kerjaan] coz si Ardhya pengen nonton dan akhirnya gw diundang dengan embel2 ada seminarnya juga. wah lumayan. free [penting]. Karena datang telat, jadinya cuman dapet acara pas izzis tampil. Ada nasyidnya yang menjadi renungan bwat gw yang hampir futur dalami dakwah, Rabithah. Nasyid yang diambil dari doa yang dibaca setiap pagi dan petang dalam Al Matsurat. Alhamdulillah, gw merasa bersemangat lagi bwat berdakwah. Semoga kita semua tetap istiqomah berada di jalan dakwah ini ^^
Mati Lampu Melulu :(
Bagi temen-temen yang ada di daerah Bogor, mungkin selama beberapa hari kemarin sering mati lampu di saat kondisi, posisi, dan waktu yang tidak tepat. Komputer tercinta pun harus tiba-tiba gugur sebagai korban dari pemadaman listrik yang tidak berperikemanusiaan dan berperikeadilan. Menurut berita yang gw denger, penyebab dari kerusakan sih karena ada kerusakan di gardu Cibonong. Jadinya musti ada pembagian daya listrik
Emangnya kita kekurangan pembangkit tenaga listrik?? Jawabannya tidak jika melihat dari beberapa sumber. Menurut anggota DPR (lupa komisi berapa), pembangkit listrik yang tersedia di Indonesia mampu menyuplai 150% dari kebutuhan listrik negara kepulauan ini. Dengan kata lain, negara ini kelimpahan energi. Tapi koq sering mati?? Ada 2 penyebab utama:
1. Ada korupsi yang terjadi di tubuh PLN yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Mereka membeli mesin pembangkit listrik yang dibawah standar dan tidak sesuai dengan proposal pendirian pembangkit listrik.
2. Sifat manusia Indonesia yang doyan nyolong listrik. Contohnya banyak banget. Tampak pada para pedagang yang beroperasi pada malam hari di sekitar trotoar jalan
So, biar gak mati lampu lagi, selain berhemat menggunakan listrik, harus ada perbaikan dari sikap dan mental bangsa kita. Hal ini dapat melalui pendidikan yang bagus dan berkelanjutan. Semoga saja bisa menggunakan listrik terus, gak mati-mati lagi deh
Untukmu Pejuang Dakwah
Jika kau jatuh
kan kubantu kau tuk bangun
obati lukamu dan
hapus air matamu
Jika kau lemah
kan kutopang langkahmu
dan tersenyum untukmu
Jika kau buta
kan kubimbing langkahmu
terangi mimpimu dan
kuajak kau menari
Jika kau bersedih
kan kutunjukkan bahagia
ajarkan kau tersenyum
dan perlihatkan keceriaan
tapi
Jika aku MATI
jangan menangis dan
kecewa
karena
aku tak bisa



KOmentar terakhir